Apa Itu Aux Send pada Mixer?
Dalam dunia audio profesional, mixer adalah jantung dari setiap sistem suara. Salah satu fitur penting yang sering ditemukan pada mixer adalah 'Aux Send'. Namun, apa sebenarnya fungsi dari Aux Send ini? Singkatnya, Aux Send berfungsi untuk mengirimkan sinyal audio dari mixer ke perangkat lain di luar jalur utama (main mix). Ini memungkinkan Anda untuk membuat sinyal terpisah yang dapat dikontrol secara independen.
Bayangkan Anda sedang menggelar konser live. Musisi di atas panggung membutuhkan suara mereka sendiri untuk didengar dengan jelas agar bisa tampil maksimal. Di sinilah Aux Send berperan. Anda bisa menggunakan Aux Send untuk mengirimkan mix khusus dari vokal, gitar, atau drum ke monitor speaker di panggung, tanpa mengganggu suara utama yang didengar oleh penonton. Ini adalah salah satu kegunaan paling umum dan krusial dari Aux Send.
Fungsi Utama Aux Send
Fungsi utama Aux Send adalah menciptakan sub-mix atau jalur sinyal terpisah. Ini memberikan fleksibilitas luar biasa dalam berbagai skenario audio, baik itu untuk live performance, rekaman di studio, maupun instalasi tetap.
Berikut adalah beberapa fungsi spesifik dari Aux Send:
- Monitoring untuk Musisi: Seperti yang disebutkan sebelumnya, ini adalah fungsi paling umum. Aux Send digunakan untuk mengirimkan sinyal ke stage monitor atau in-ear monitor (IEM), sehingga setiap musisi dapat mendengar apa yang mereka butuhkan di panggung.
- Efek Eksternal: Aux Send juga sering digunakan untuk mengirim sinyal ke unit efek eksternal, seperti reverb atau delay. Sinyal yang telah diproses oleh efek tersebut kemudian dikirim kembali ke mixer melalui Aux Return untuk dicampur dengan sinyal asli.
- Sistem Pengeras Suara Tambahan: Dalam beberapa kasus, Aux Send dapat digunakan untuk mengirim sinyal ke sistem pengeras suara tambahan di area lain, misalnya di area FOH (Front of House) yang terpisah atau bahkan ke ruang kontrol rekaman.
- Perekaman Multitrack: Saat merekam, Aux Send bisa dimanfaatkan untuk membuat mix monitor khusus bagi para musisi yang sedang merekam, memastikan mereka mendapatkan referensi suara yang nyaman.
Bagaimana Cara Kerja Aux Send?
Pada mixer, Anda akan menemukan tombol atau kenop berlabel 'Aux Send' atau 'FX Send' yang biasanya ada di setiap channel input, bersama dengan kontrol level untuk channel tersebut. Setiap Aux Send biasanya memiliki kenop Master Level sendiri di bagian output mixer.
Prosesnya kira-kira seperti ini:
- Pilih Channel: Anda memilih channel input yang ingin Anda kirimkan sinyalnya (misalnya, vokal utama).
- Atur Level Aux Send: Anda menaikkan kenop Aux Send pada channel vokal tersebut. Semakin tinggi kenopnya, semakin banyak sinyal vokal yang dikirim ke jalur Aux.
- Atur Mix Monitor/Efek: Sinyal dari semua channel yang telah Anda atur Aux Send-nya akan berkumpul di jalur Aux Send utama. Anda kemudian dapat mengatur keseimbangan (balance) dari sinyal-sinyal ini di jalur Aux Send Master. Jika ini untuk monitor panggung, Anda akan mengatur seberapa banyak vokal, drum, gitar, dll. yang didengar oleh musisi. Jika untuk efek, Anda mengatur seberapa banyak sinyal asli yang ingin Anda tambahkan efek.
- Kirim ke Perangkat Tujuan: Output dari jalur Aux Send ini kemudian dihubungkan ke perangkat eksternal, seperti amplifier monitor, speaker monitor, atau unit efek.
Perbedaan Aux Send (Pre/Post Fader)
Penting untuk memahami perbedaan antara Aux Send yang diatur 'Pre-Fader' dan 'Post-Fader'. Pengaturan ini memengaruhi apakah sinyal yang dikirimkan dipengaruhi oleh posisi fader channel utama.
- Pre-Fader: Sinyal dikirim sebelum fader channel utama. Artinya, jika Anda menurunkan fader channel utama, sinyal yang dikirim ke Aux Send tidak akan berubah. Ini sangat berguna untuk monitor panggung, karena Anda dapat mengatur level vokal musisi di monitor mereka secara independen dari level vokal yang didengar penonton.
- Post-Fader: Sinyal dikirim setelah fader channel utama. Jika Anda menurunkan fader channel utama, sinyal yang dikirim ke Aux Send juga akan ikut turun. Ini lebih sering digunakan untuk mengirim sinyal ke unit efek, karena Anda ingin efek tersebut mengikuti perubahan level sinyal asli.
Banyak mixer menyediakan pilihan ini, terkadang melalui tombol sakelar di samping kenop Aux Send.
Kapan Anda Membutuhkan Aux Send?
Secara umum, Anda akan membutuhkan Aux Send jika Anda memerlukan:
- Monitoring yang Jelas untuk Musisi: Ini adalah alasan paling umum. Tanpa Aux Send, musisi akan kesulitan mendengar diri mereka sendiri di atas panggung.
- Penggunaan Efek Eksternal: Untuk menambahkan sentuhan profesional seperti reverb atau delay pada vokal atau instrumen.
- Pengiriman Sinyal ke Zona Audio Berbeda: Jika Anda perlu mengirimkan audio ke area lain yang tidak terhubung langsung ke main output mixer.
Memilih Mixer yang Tepat untuk Kebutuhan Anda
Jumlah Aux Send yang tersedia pada sebuah mixer bisa menjadi salah satu faktor penentu saat memilih perangkat. Mixer kecil untuk penggunaan rumahan mungkin hanya memiliki satu atau dua Aux Send, yang mungkin cukup untuk mengirim sinyal ke satu speaker monitor atau satu efek sederhana. Namun, untuk panggung live yang lebih besar atau studio rekaman profesional, Anda mungkin memerlukan mixer dengan empat, enam, atau bahkan lebih banyak Aux Send untuk mengakomodasi kebutuhan monitoring yang kompleks bagi banyak musisi dan penggunaan berbagai efek.
Jika Anda sedang merencanakan sistem audio profesional dan membutuhkan pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana mixer, termasuk fitur Aux Send, dapat diintegrasikan dengan speaker cabinet kustom, flight case, atau kebutuhan fabrikasi audio lainnya, PT Digital Musik Indonesia siap menjadi partner diskusi Anda. Kami bergerak di ekosistem professional audio dan dapat membantu memetakan kebutuhan spesifik Anda untuk menciptakan solusi audio yang optimal.







